Home » Mengubah Pola Pertempuran

Mengubah Pola Pertempuran

oleh Puri

Elang tidak melawan ular di tanah. Ia mengangkatnya ke langit dan mengubah medan pertempuran dan kemudian membawa terbang ular itu ke langit.

Ular itu tak lama kemudian jadi tidak memiliki stamina, tidak memiliki kekuatan dan tidak ada keseimbangan di udara, juga tidak berguna, lemah dan rentan tidak seperti di tanah di mana ia sangat kuat dan mematikan.

Jika kita umpamakan ular itu adalah persoalan hidup yg melilit kita maka bawalah persoalan kita itu ke alam spiritual (ke langit) dengan berdoa.

KH Nasrulloh Rasyid

Dan ketika kita berada di alam spiritual, maka Sang pencipta pun segera akan mengambil alih pertempuran tersebut.

Jangan melawan musuh di zona nyamannya ubah medan pertempuran seperti elang dan biarkan Sang Pencipta  mengambil alih melalui doa tulus kita.

Mari tetap berjuang menuju kemenangan. Jangan pernah lelah/mengeluh. Yakini semua pasti akan baik dan indah pada akhirnya..

Nanti malam bawalah lilitan masalah ke Langit…hajaaarrr truusss jangan kasih kendooorrr..!! (nr/DSN-3)

Related Posts

13 komentar

Rully Fachrul 13 Februari 2021, 08:25 - 08:25

Masya Allah, analogi yang baik sekali

Balas
Puri 13 Februari 2021, 15:45 - 15:45

Kyai Nas emang oke mas Rully

Balas
fuad 13 Februari 2021, 11:13 - 11:13

Luar biasa…

Balas
fuad 13 Februari 2021, 11:14 - 11:14

Luar biasa…👍

Balas
fuad 13 Februari 2021, 11:39 - 11:39

Luar biasa…👍

Balas
fuad 15 Februari 2021, 03:04 - 03:04

Luar biasa kyai nas…👍

Balas
Lutfi 17 Februari 2021, 00:31 - 00:31

Otak dan akal pikiran memiliki keterbatasan dlm persoalan kehidupan maka kembalikan segalanya kepada Allah “Lahaula wala quwata illa billah” *Minallah Ilallah*(Dari Allah kembalikan kpd Allah)

Balas
RAISA RUJA 17 Februari 2021, 20:29 - 20:29

Luar Biasa Ayah..

Balas
Tajul MH 17 Februari 2021, 20:50 - 20:50

Allahu akbar

Balas
Tajul MH 17 Februari 2021, 20:52 - 20:52

Allahu akbar yaa hayun

Balas
Tajul MH 17 Februari 2021, 20:59 - 20:59

Semoga mendapat hidayah Aamiin

Balas
Wong gendeng 17 Februari 2021, 21:47 - 21:47

Bawalah persoalan itu ke kampung jawa
Kita nangis bareng bareng….wkwkw

Balas
Lala 18 Februari 2021, 10:25 - 10:25

Masya allah..tulisan sangat menginspirasi…jazakallah

Balas

Tinggalkan Komentar